Pendampingan Kelompok Belajar Anak di Tkk Satu Atap Sdk Olabolo
DOI:
https://doi.org/10.55927/jpmb.v5i8.56Keywords:
Pendampingan, Kelompok Belajar, Anak Usia Dini, Observasi.Abstract
Program pendampingan belajar kelompok bagi anak di TKK Satu Atap SDK Olabolo dilaksanakan dengan tujuan memperbaiki mutu proses belajar melalui kegiatan yang bersifat aktif, menyenangkan, dan disesuaikan dengan tahapan tumbuh kembang anak usia dini. Fokus pendampingan diarahkan pada penguatan kemampuan kognitif, kebahasaan, sosial-emosional, motorik, dan daya kreativitas anak lewat aneka kegiatan bermain sambil belajar. Temuan menunjukkan bahwa pendampingan kelompok belajar membawa pengaruh yang menguntungkan bagi jalannya proses pembelajaran. Anak-anak terlihat semakin antusias mengikuti kegiatan, lebih percaya diri menyampaikan gagasan, mampu bekerja sama dengan teman sebaya, serta mengalami kemajuan dalam kemampuan berkomunikasi, daya konsentrasi, dan partisipasi selama kegiatan berlangsung. Di samping itu, pendampingan turut membantu guru menciptakan suasana belajar yang lebih interaktif dan menggembirakan. Dari temuan tersebut dapat ditarik simpulan bahwa pendampingan kelompok belajar di TKK Satu Atap SDK Olabolo memberikan kontribusi positif bagi perkembangan anak usia dini sekaligus meningkatkan efektivitas proses pembelajaran. Kegiatan semacam ini diharapkan dapat terus dilanjutkan sebagai bagian dari upaya peningkatan mutu layanan pendidikan anak usia dini.
References
Agus, R. (2021). Perkembangan anak usia dini: Teori dan implementasi dalam pembelajaran. Jakarta: Kencana.
Alvianti, N. (2021). Penanaman nilai moral melalui lagu daerah pada anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(2), 110–120.
Anwar, M. (2021). Pemanfaatan media digital dalam pembelajaran lagu daerah pada pendidikan anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(2), 1325–1336.
Aulia, R., Suryana, D., & Mayar, F. (2022). Pengembangan aspek seni pada anak usia dini melalui kegiatan kreatif. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(5), 4689–4700.
Fono, Y., Dhiu, K. D., & Riba, A. (2026). Implementasi pendidikan anak usia dini berdasarkan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003. Jurnal Pendidikan Citra Bakti, 6(1), 45–56.
Husna, A., & Mayar, F. (2021). Perkembangan enam aspek perkembangan anak usia dini melalui kegiatan pembelajaran di PAUD. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(2), 1538–1547.
National Association for the Education of Young Children. (2022). Developmentally Appropriate Practice (DAP): Position Statement. Washington, DC: NAEYC. https://www.naeyc.org/resources/position-statements/dap
Rahayu, S., Nurhayati, E., & Suryana, D. (2021). Pendidikan anak usia dini sebagai fondasi perkembangan anak. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(1), 295–306.
Suhagya, D., Pratiwi, L., & Handayani, R. (2023). Pembelajaran musik dalam meningkatkan kemampuan musikal anak usia dini. Jurnal Golden Age, 7(2), 215–226.
Suri, A. (2022). Hakikat pendidikan dalam membentuk sumber daya manusia berkualitas. Jurnal Pendidikan Indonesia, 3(1), 1–10.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Konstantinus Dua Dhiu, Agnesta Riba, Maria Ananias Ego, Marsela Gaudensia Zae, Maria Fransiska Gobhe, Florentina Ceyn Moi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.



























